News Update :

Lovebird

Tips dan Trik

Tampilkan postingan dengan label cendet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cendet. Tampilkan semua postingan

Semua Macam Jenis Burung Cendet / Pentet Lengkap dengan Gambar

Jumat, 18 November 2016 04.47


Semua Macam Jenis Burung Cendet / Pentet Lengkap dengan Gambar

Cendet merupakan burung dari keluarga Laniidae yang jumlah peminat dan pemeliharanya juga cukup banyak. Praktis terdapat macam jenis cendet terpopuler di Indonesia yang notabenya cukup dicari oleh para kicau mania, yang diantaranya adalah cendet hitam putih, kepala merah, cokelat, abu-abu besar dan kecil. Semua jenis burung petengger yang juga dikenal oleh sebagian masyarakat jawa timur dengan nama burung pentet, betet dan toet tersebut memang mempunyai segala kelebihan luar biasa dan tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja. Baik dari segi kicauan maupun tubuh yang dimiliki, ia cukup pantas untuk disejajarkan dengan burung papan atas lain di Tanah Air Seperti Cucak Ijo, Murai Batu, Tledekan, Branjangan, Kenari, Kolibri ataupun si Punglor, Anis Merah. (Baca: Suara Cendet)
Anggapan tersebut memang pantas disematkan untuk burung cendet. Dimana jenis burung betet ini juga memiliki banyak sisi keunggulan yang cukup khas. Hal ini sudah bisa dilihat dari keindahan kombinasi warna bulu yang membalut seluruh badan-nya. Motif warna yang dimilikinya bisa dibilang sangat khas dan indah. Selain itu, jenis unggas pengicau ini juga sering disebut-sebut sebagai burung yang mempunyai jiwa petarung kuat. Saat di habitat asli maupun sebagai hewan peliharaan, ia tidak akan segan-segan membalas sambil meliuk-liukan ekornya bila sudah mendengar suara kicauan yang dikeluarkan oleh burung lain yang ada di sekitarnya. Maka tak heran jika burung pentet ini cukup populer dan kerap dijadikan ikon utama di setiap kejuaraan dan kontes latber di berbagai daerah di Tanah Air.


Burung cendet / pentet dewasa bisa tumbuh memanjang sampai 20-25 cm. Wilayah penyebarannya hampir terdapat di seluruh negara di dunia yang meliputi Inggris, Belanda, Swedia, Turki, Yordania, Israel, Jepang dan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri jenis ini paling banyak bisa ditemui di pulau Jawa, Sumatera,

Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua. Meskipun terkenal agresif, namun semua berbanding lurus dengan tingkat kemudahan perawatan sehari-harinya saat dijadikan hewan peliharaan. Selain pakan yang mudah didapat karena hanya berupa jangkrik, orong-orong, cacing, ulat dan biji-bijian, semua jenis pentet juga mempunyai ketahanan tubuh yang kuat sehingga tidak mudah terkena serangan penyakit. Berikut macam jenis burung cendet lengkap dengan gambar yang populer di Indonesia.

1. Cendet Abu-abu Besar (Lanius Excubitor)

Burung Cendet Abu-abu Besar

Bisa dibilang Cendet Abu-abu Besar ini mempunyai postur tubuh relatif lebih besar dari genus Lanius lain seperti cendet jawa. Mungkin hal ini memang sudah disesuaikan dengan nama ilmiah yang disandangnya, yakni Lanius Excubitor. Saat menginjak usia dewasa, panjang tubuhnya dari ekor hingga kepala bisa sampai berukuran 25 cm. Selain itu, ciri warna bulu abu-abu serta kombinasi warna hitam dan putih pada tubuhnya juga mudah untuk dikenali. Wilayah penyebaranya juga tidak hanya terdapat Asia saja, melainkan juga bisa ditemui di berbagai negara di benua Amerika dan Eropa.

2. Cendet Abu-abu Kecil (Lanius Minor)

Burung Cendet Abu-abu Kecil

Sekilas jika dilihat dari segi ciri dan motif warnanya hampir sama, namun untuk ukuran tubuh Cendet Abu-abu Kecil tidak lebih besar dari Lanius Excubitor. Selain itu perbedaan-nya juga bisa Anda lihat pada bagian sayap yang mana kombinasi warnanya tidak begitu mencolok, sebab burung yang bernama ilmiah Lanius Minor ini hanya mempunyai kombinasi warna hitam dan sedikit warna putih. Meskipun demikian jenis ini juga dikenal agresif dan tangguh sama halnya dengan yang lain. Wilayah penyebaran-nya untuk jenis burung ini paling banyak di negara-negara Asia Tengah, Afrika Timur, dan Eropa.

3. Cendet Kepala Merah (Lanius Senator)


 Burung Cendet Kepala Merah
Jika dilihat dari warna fisiknya saja, tentu Cendet Kepala Merah ini berbeda dengan sejenisnya. Untuk bisa mengenalinya juga tidak begitu sulit, sebab motif warna untuk burung yang bernama ilmiah Lanius Senator ini sangat berbeda. Warna bulu dikepalanya merah dan sayapnya bewarna coklat dengan kombinasi warna merah. Wilayah penyebaran untuk jenis cendet ini masih banyak ditemui di negara-negara Timur Tengah, Eropa Selatan, Asia dan sebagaian wilayah tropis di Afrika. Jenis ini biasanya menyukai tempat-tempat yang banyak pepohonan dan tanah-tanah berpasir.

4. Cendet Cokelat (Lanius Christatus)

 Burung Cendet Cokelat
Sementara itu Cendet Cokelat adalah salah satu keluarga lanius yang notabenya juga sangat mudah untuk dikenali. Pada dasarnya cirinya hampir sama dengan yang lain, yakni memiliki motif warna pada wajah yang menyerupai bentuk “topeng bandit”. Hanya saja perbedaanya hanya warna bulu yang hanya sebatas mempunyai satu kombinasi warna cokelat. Saat di alam liar ia biasanya kepadapatan bertengger di ranting-ranting pohon kering dan lahan terbuka untuk mencari mangsa. Selain wilayah penyebarannya paling banyak di Asia, jenis ini biasanya juga masih bisa ditemui di negara-negara Eropa dan Amerika Utara.

5. Cendet Hitam Putih (Lanius Collaris)

Burung Cendet Hitam Putih
Untuk jenis cendet yang bernama ilmiah Lanius Collaris ini mungkin bisa dibilang paling ganas. Mengapa demikian, karena saat di habitat aslinya Cendet Leher Hitam dikenal selalu kelaparan dan mengintai calon mangsa di balik semak belukar. Bahkan orang barat menjulukinya sebagai burung algojo, karena kepandaianya dalam berburu mangsa seperti berbagai serangga besar, kadal dan burung-burung kecil. Bisa Anda lihat, bentuk paruhnya yang sedikit lancip dan warna bulu hitam putih di tubuhnya seakan bisa menegaskan, bahwa ia tidak hanya sebagai burung pengicau, melainkan juga sebagai burung predator. Konon jenis ini masih banyak terlihat di sekitar gurun Sahara Afrika.

 


Cara Membedakan Ciri Burung Cendet Jantan dan Betina

04.36


Cara Membedakan Ciri Burung Cendet Jantan dan Betina

Membedakan Cendet Jantan dan Betina – Burung cendet memiliki nama sebutan yang beragam misalnya pentet, bentet dan toet. Ukuran tubuh burung ini pada umumnya berkisar antara 20 hingga 25 cm. Selain bentuk fisiknya yang indah, pentet juga memiliki suara gacor yang bervariasi tergantung pada pola pemasteran yang diberikan. Unggas yang tergolong sebagai burung predator ini merupakan spesies yang cerdas, bisa dikatakan begitu karena cendet mempunyai kemampuan istimewa yaitu mampu menirukan kicauan burung lain. Untuk suara gacorannya sendiri, burung yang mampu berkicau secara maksimal adalah pentet yang berkelamin jantan dibandingkan cendet betina.

Cendet Jantan

Bagi anda yang berkeinginan untuk menangkar burung gacoran, akan tetapi masih bingung pada pemilihan jenisnya maka anda bisa memilih burung gemuk ini. Selain mudah lulut pada pemeliharanya, perawatan untuk burung pentet sendiri pun tidak terlalu rumit, khususnya bagi kita yang masih pemula. Dalam perawatan hariannya kita cukup memenuhi kebutuhan pakan, memandikan secara teratur dan selalu membersihkan kandang / sangkar. Namun jika menginginkan cendet supaya cepat buka paruh, maka kita perlu memberikannya pemasteran secara rutin dan bertahap. Khusus untuk cendet jantan yang masih bakalan, kita bisa memancing gacorannya dengan suara burung cendet betina.

Apabila anda sudah benar-benar yakin menentukan pentet sebagai burung peliharaan dirumah, maka sangat disarankan untuk memilih burung yang berkelamin jantan. Pada umumnya burung cendet jantan akan memiliki berbagai kelebihan baik itu dari postur tubuh, variasi gacoran maupun power suaranya (Baca: Suara Cendet). Namun bagi anda yang masih belum tahu cara untuk membedakan jenis kelamin jantan dan betina pastinya sangat kebingungan ketika hendak membeli burung tegas ini. Sekarang anda tak usah bingung lagi, karena disini saya telah menyajikan berbagai ulasan mengenai perbandingan ciri kelamin burung cendet. Untuk lebih lengkapnya lagi, mari kita simak cuplikan dibawah ini.

Ciri Cendet Jantan

⦁    Paruh bagian ujungnya relatif tebal.
⦁    Ujung kepala sampai tengkuk terdapat bulu hitam yang pekat.
⦁    Bulu hitam di bagian pipi terlihat lebih pekat.
⦁    Perilakunya lebih gesit dan agresif.
⦁    Bentuk kepala cenderung datar atau ceper.
⦁    Supit lebih kecil dan panjang dengan motif garis bulu tak beraturan.
⦁    Untuk yang masih anakan, terdapat warna hitam dibagian ekor.

Ciri Cendet Betina

⦁    Paruh lebih tipis dibanding jenis jantan.
⦁    Bulu di bagian kepala kepala hingga tengkuk berwarna hitam memudar.
⦁    Bulu yang berwarna hitam pada si betina terlihat lebih memudar.
⦁    Bentuk kepala cenderung bundar dan menggelembung.
⦁    Anus terlihat agak lebar dan terdapat belahan.
⦁    Supit lebih besar dengan motif bulu yang teratur menyerupai bunga.
⦁    Ketika masih anakan, warna hitam dibagian ekornya terlihat samar-samar.

Setelah menyimak beberapa ulasan diatas, pastinya sekarang anda sudah mengetahui beberapa acuan yang bisa dijadikan patokan untuk membedakan jenis kelamin burung cendet. Meskipun akurasinya tidak seratus persen, namun cara tersebut telah banyak dicoba dan dibuktikan oleh berbagai kalangan kicau mania. Alhasil metode tersebut mampu membawa anggapan yang positif dari banyak orang. Apabila anda hendak ke pasar burung untuk membeli cendet, namun masih was-was untuk membedakan ciri cendet jantan atau betina, maka solusi yang tepat adalah dengan mengajak teman anda khususnya yang sudah berpengalaman mengenai berbagai jenis burung.

Sains & Tekno

Berita

 

© Copyright 2016