News Update :

Lovebird

Tips dan Trik

Tampilkan postingan dengan label centet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label centet. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatasi Cendet Salto

Senin, 21 November 2016 23.57



Cara Mengatasi Cendet Salto 

Jika anda cendetmania, pasti tahu bahwa cendet adalah burung kicau yang bisa melakukan salto meskipun di sangkar yang sempit. Cendet memiliki kelebihan dalam gerakan akrobat (salto) dibanding dengan burung kicau lainnya. Kebiasaan cendet/pentet yang suka salto ini bisa menjadi bumerang bagi kita pemilik cendet. Cendet salto bisa saja menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan. Salto yang berlebihan bisa membuat cendet berhenti berkicau dan tidak gacor lagi. Lalu bagaimana cara mengatasi cendet salto? Sebelum itu kita harus tahu dulu apa penyebab cendet salto. Dan kita akan mendisukusikannya bersama-sama.

Cara Mengatasi Cendet Salto

Bagaimana cara mengatasi cendet salto? Pertanyaan itu sering diutarakan oleh sobat cendetmania. Kita tahu bahwa cendet yang gemar salto bisa jadi disebabkan oleh over birahi (OB). Kondisi cendet yang OB akan membuat cendet stress dan cenderung berperilaku aneh, misalnya salto dan tak mau berkicau. Belum lagi mencabuti bulunya sendiri dan masih banyak lagi. Bagi anda yang ingin tahu secara lengkap tentang cara mengatasi cendet yang OB, silakan anda baca disini. Nah khusus untuk mengatasi cendet salto, kami menghimpun beberapa tips dan pengalaman dari para cendetmania. Tujuannya adalah agar cendet anda tidak lagi salto dan berkicau dengan cara berdiri tegak. Mari kita simak tipsnya berikut ini.

Cara Mengatasi Cendet Salto


Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi cendet yang suka salto, dan berikut adalah poin-poinnya :
  1. Pemandian cendet bisa dilakukan minimal 2 kali sehari, pagi dan sore. 
  2. Mandi untuk cendet salto diusahakan sampai basah kuyup. Bisa dengan mandi karamba atau semprot.
  3. Penjemuran dikurangi. Artinya, jika biasanya anda menjemur cendet selama 2 jam, maka bisa dikurangi menjadi 1 jam saja. Penjemuran hanya bertujuan untuk mengeringkan bulu.
  4. Porsi jangkrik dikurangi. Jangkrik mengandung protein yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan OB. Untuk itu porsi jangkrik dikurangi menjadi 1 ekor saja.
  5. Setiap selesai mandi dan jemur, cendet bisa langsung dikerodong. Kerodong berfungsi untuk mengurangi agresivitas cendet salto.
  6. Bila perlu, tambahkan jumlah tenggeran dalam sangkar untuk mengurangi ruang gerak cendet.
  7. Jangan lupa untuk memandikan cendet di malam hari. Mandi malam sangat bermanfaat bagi burung kicau.

Itulah beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk mengatasi cendet yang suka salto. Semoga cara-cara di atas berhasil menghilangkan kebiasaan cendet salto. Jika masih ada yang kurang lengkap, silakan anda berkomentar di situs ini.

Sobat kicaukan, demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang bagaimana cara mengatasi cendet salto. Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Kicaukan untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya. Salam kicau, semoga sukses.!!!

Cara Mengatasi Bulu Ekor Cendet Tetap Bagus

22.28


Cara Mengatasi Bulu Ekor Cendet Tetap Bagus

Burung cendet atau pentet dikenal sebagai burung petarung dengan suara yang khas. Merdunya suara cendet semakin oke dengan volume suara yang joss. Penampilan cendet juga lumayan garang. Denan warna coklat muda yang sangat mendominasi, dan strip hitam pada bagian mata. Burung cendet semakin dikenal dan dicari oleh para kicaumania. Sehingga harga cendet pun cukup stabil. Para cendetmania punya beberapa keluhan saat merawat cendet. Salah satunya adalah bulu ekor cendet yang mudah rusak atau patah. Nah kami punya tips dan cara agar bulu ekor cendet tetap bagus. Ini bisa anda lakukan sebelum ekor cendet mengalami kerusakan. Kalau ekor cendet rusak, maka secara look akan kurang bagus.
Burung cendet atau pentet memiliki banyak keunikan dan keindahan. Namun juga punya beberapa karakter yang kurang bagus. Misalnya terlalu giras, suka mencabuti bulu ekor, sering salto, dan lain sebagainya. Semua itu tergantung bagaimana cara kita merawat cendet kesayangan. Tentunya dengan perawatan yang bagus akan semakin membuatnya merasa nyaman dan cendet gacor. Bulu ekor cendet memang tidak selentur bulu ekor murai batu. Bulu-bulunya pun hanya terdiri atas beberapa helai saja, dengan bentuk yang cenderung tipis dan keras. Karena itulah, mengapa bulu-bulunya mudah rusak dan patah. Ditambah lagi burung cendet termasuk burung yang sangat aktif dan banyak bergerak. Untuk itu bulu-bulunya mudah rontok dan patah. Berikut ini beberapa tips agar bulu ekor cendet tetap bagus.

Cara Mengatasi Bulu Ekor Cendet Tetap Bagus

  • Lakukan penjemuran cendet setiap pagi hari. Sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan tulang dan bulu cendet. Sinar matahari mengandung provitamin D yang sangat baik untuk pertumbuhan bulu cendet. Namun jangan sampai dijemur siang hari karena justru akan merusak bulu cendet jadi kering dan mudah patah.
  • Pastikan sangkar cendet selalu bersih dari kotoran dan tungau atau kutu. Karena kebanyakan burung akan mencabuti bulunya sendiri jika ada tungau atau kutu/parasit yang nempel di badannya. Untuk itu andalah yang berkewajiban menjaga sangkar agar tetep bersih dan bebas dari parasit.
  • Semprot bulu-bulu dan ekor cendet menggunakan sprayer. Hal ini sangat dianjurkan terutama saat musim kemarau. Semprotlah secara rutin setiap hari untuk menjaga kelembaban bulu cendet sehingga tetap bagus.
  • Ukuran sangkar cendet yang ideal adalah 40 cm x 40 cm. Ini bertujuan agar bulu-bulu dan ekor cendet tidak bergesekan dengan sangkar. Jika ukuran sangkar kurang memadai, maka dijamin bulu dan ekor cendet akan mudah rusak. Ukuran sangkar yang lebih besar akan semakin bagus dan nyaman untuk cendet.
  • Tangkringan atau tenggeran cendet idealnya adalah 2 biji. Yaitu dengan posisi menyilang atau sejajar. Jangan menempatkan tangkringan/tenggeran terlalu di bawah dekat dengan sangkar. Taruhlah tangkringan yang sekiranya cukup tinggi untuk cendet.
  • Berikan pakan suplemen (EF) yang rutin. Khususnya jangkrik yang menjadi kesukaan cendet.

Nah demikian beberapa tips tentang cara agar bulu ekor cendet tetap bagus. Dengan pengalaman yang kita punya maka jangan sampai kita pelit untuk berbagi pengalaman kepada sobat kicaumania, khususnya yang masih pemula. Salam sukses, salam gacor.

Sains & Tekno

Berita

 

© Copyright 2016